Setiap penbincangan tanpa bertatap muka memang menyebabkan banyak persepsi.. Seperti kejadian beberapa menit yang lalu.. Saya sih ngetik ini sambil senyum-senyum.. Dimulai dari seorang teman yang memberi kabar di grup, kalau iya baru saja naik gojek sejauh 24km dan ditanggapi dengan teman-temannya. "kasihan abangnya" balas beberapa teman. "kenapa kasihan? bagus dong, abangnya dapat duit banyak" balasku lalu.. "bagus sih, tapi kasihan" balas beberapa teman. "kalo kasihan, kamu bisa apa?" balasku dan "emang kalau kasihan harus berbuat sesuatu" balas seorang teman. "iya dong" balasku kemudian teman yg naik gojek nulis "aduh, gara-gara gw share ginian, lain kali ga lagi deh" hmm.. kenapa dia merasa suasana di grup seperti orang bertengkar ya? padahal kan, aku biasa saja :D malah senyum-senyum. "Jika setiap kejadian, lihat pengemis di jalan, nonton berita ada yg dibunuh,dll terus kita merasa kasihan dg...