Haduh haduh..
Beneran kan, memang kalau ngomong sama Bapak, masalah pasti selesai..
Ini sok-sok pakai kekuatan sendiri sih.
Hmm, sebenernya kami(saya) bukan tak mau melibatkan Bapak, tapi segan.
Alhasil kami tak meminta pendapat, padahal kalau mau memberanikan diri untuk cerita, mungkin hasil akhirnya akan baik. Nasib, nasib, sudah jadi bubur, tinggal tambahin ayam..
Di akhir Bapak bilang "yang saya sedihkan, tidak ada yang bertanya pada saya"
hiks..
"maafkan kami ya pak"
Karena Tuhan menciptakan Bapak untuk menjadi orang baik, tentulah Bapak tak marah, hanya saja ia kecewa dan sedih.
Sama seperti Bapak lain di dunia.
misalnya "pak, pinjem uang ya bayarnya lusa"
dan lusa tak dibayar, malah dibayar cicil.
tapi bapak tak marah, karena ia bapak, bukan anak
#apasih.
Terima kasih Bapak-Bapak didunia..
Maafkan kami, anakmu..
Comments
Post a Comment