Saya belajar, dari perjalan kemarin.. Perjalanan 3 hari 2 malam yang menguras banyak pikiran.. Banding.. Pembanding.. Membandingkan.. Hmm.. Saya pun tidak tahu mengapa saya membandingkan.. Apakah ingin hemat, ingin memperjuangkan ego, atau sekedar pembuktian diri?? Lebih enak naik gojek murah, tapi diujung saya beri tip juga, padahal dengan ojek biasa harga relatif sama.. Pagi ini saya melihat IG seseorang, dulu saya berpikir 'apa kerennya dia?? Hanya begitu saja dimasukan dalam buku kisahnya' Setelah kepo, akhirnya tahu juga, ternyata dia keren ya.. Setidaknya bisnisnya berjalan dan masuk beberapa surat kabar, yang terpenting omset lumayan.. Tidak seperti punyaku... Baru masuk satu surat kabar dan sekarang omsetnya berkurang.. Bukan tentang beraapa banyak produk kami yang dipakai customer luar negeri, tapiiiiii apakah bisnismu masih bertahan?? Tuh kan, saya kembali membandingkan.. Sudah-sudah, terima kasih Tuhan.. Aku belajar.. Dari rencana merenung 3 hari 2 malam berub...