Skip to main content

pewaris tahta

sudah lama menghilang dari peradaban #halah..
terakhir main sama mereka masih kuliah, dan mereka masi sekolah..

udah ga tau kabarnya, tetiba bertemu.. bukan tetiba juga sih, kan emang melibatkan diri di acara gitu, jadi ketemu,tapi ga nyangka mereka ada disana sih..

*teman pertama*
anak itu, yang lucu, yang selalu dijemput papanya dengan jaguar ternyata tetap lucu ya.. kesannya ga berubah, tetap lucu.

awalnya saling tatap, kaget, loh kok ada dia... tapi tak pernah berbicang karena waktu tak memungkinkan, kami hanya saling melambaikan tangan..

akhirnya ada kesempatan untuk berduaan secara tidak sengaja.. terjadilah perbincangan
"lo semester berapa sekarang?"
gw uda kerja
"ohh, uda kerja"
gw bantuin bokap sekarang
"lo blom pernah kerja?"
waktu baru lulus gw kerja setahun di perth
"enak dong, tabungan uda banyak (ini semacam pertanyaan bodoh, ga kerja juga duitnya uda banyak).. dua puluh dollar sejam ya??"
engga lah, gw kemarin fresh graduate dibayar enam belas dollar sejam, perth kota kecil, biaya hidupnya juga ga terlalu gede
"ooo.. kenapa ga lanjutin kerja disana?? disuru pulang ya??"
iya, padahal gw dapet tawaran kerja di miob (sepertinya yang dimaksud myob, perusahaan IT), tapi disuru balik, yauda
"sama kaya **** dong?? dia juga disuru bokapnya"

dan obrolan paling berkesan adalah
"lo ambil apa??"
gw ambil IS, sama kaya lo kan?
"loh, kok tau??"
taulah...

tiba-tiba semua disuru berkumpul dan kami tidak berbincang lagi..

**teman kedua**
hmmm sulit dijelaskan... ahahaha.. memang tidak ada waktu berbincang berdua..

dengan agak canggung akhirnya terlontar juga kalimat ini "gilaaa, lo kok ga berubah ya??"

ternyata dia sudah bekerja, katanya sih setengah mau sendiri setengah disuru orangtua..

*****
ya ampun.. mukanya tidak ada yang berubah yaaa... hanya kesibukannya dan jabatannya.. hmmm, mungkin akan sangat jarang berjumpa dengan mereka lagi...

tapi, semoga ada kesempatan berbincang berdua, membahas kesibukan yang inspiratif dari mereka...

oohhh men!!! i feel so old

Comments

Popular posts from this blog

letstop

ini memang berkebalikan dengan homili kemarin.. tapi, mari berhenti.. let stop!! sudah.. berhenti saja.. tidak usah dipaksa dan tidak usah memaksa.. jika ingin masuk, sila.. jika ingin keluar, pintu terbuka.. mari berhenti.. berhenti memaksa.. biarlah semua, berjalan seperti maunya.. let stop.. just stop.. and let everythings fall into it place.. just breathe..

Berita duka

Temanku yang sudah punya staff dikantor itu bilang "paling ga enak waktu disuru ngasi satu nama untuk di phk, itu ga enak banget" Ngasih berita sedih memang ga enak, apalagi menerimanya.. :'( Rasanya seperti bertubi, mungkin ini berlebihan, tapi jika sudah memiliki keterikatan bisa saja ini dianggap normal.. Baru kemarin cerita ke mamanya teman "ga nyangka banget bu, sebelum ayah saya meninggal, papanya ini meninggal, terus papanya ini, terus papanya ini, kok ya deketan"  "terus papinya muridku kan meninggal, maminya cerita, kemarin suami dari temennya meninggal, terus suami dari temennya yang lain juga meninggal" Ahh, berita duka memang punya cerita.. Punya makna dan pelajaran, buatku.. 2017, dibulan ini, januari.. Diawal januari, berita duka datang dari boni, atas kepergian papinya yang membawaku ke rumah duka dharmais.. Diakhir januari, berita duka datang dari theo, atas kepergian papinya juga yang membuatku berkunjung ke rumah duka sint car...