Skip to main content

Opa

Opa dan oma itu, sapaan untuk orangtuanya ayah.. Kalau mbah kakung dan nenek, sapaan untuk orangtuanya mama..

Aku sudah merasakan kasih sayangnya mbah.. Aku belum pernah merasakan kasih sayangnya opa sejak kecil.. Opa meninggal sebelum aku lahir..

You know?? Rasanya enak sekali punya kakek, apalagi punya lebih dari satu kakek.. Sejak mbahku meninggal, aku ga punya kakek lagi..

Tetiba di umur 20an ada opaku datang.. Opa itu adik bungsu dari oma (mamanya ayah).. Umurnya hanya berbeda beberapa tahun dari ayah..

Saat itu senang luar biasa, oh my God!!! Ternyata aku masih punya opa.. Opa baik dan ramah..  pertemuan kami tak banyak, tapi kesan yang ada padaku sangat dalam..

Lalu tahun ini terdengar kabar, opa sakit.. Tumor otak.. Sudah di operasi, sudah di radiasi 20kali dari 24 jadwal yang ditentukan.. Aku dan mama serta adik menjenguknya.. Semua lancar, bahkan bisa dibilang opa beruntubg, kondisinya jauh lebih baik dibanding pasien lain, aku pikir opa sudah sehat..

Opa sudah pulang ke Bontang, lalu tiba-tiba ada whatsapp..  "agnes, opa di rumah sakit" karena sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, aku belum bisa menjenguk.. Beberapa hari kemudian opa whatsapp "agnes, opa dirumah sakit lagi" kok rasanya sedih sekali ya..

Bahkan harus di whatsapp dua kali.. Aku sangat ingin datang waktu itu, tapi tidak bisa dipaksa keadaan.. Akhirnya hari itu, siang opa whatsapp, sorenya aku datang membawa lima orang teman.. Temanku bilang"opa bu agnes keliatan senang banget"

Lebih sore lagi mama dan adikku datang, kami disana sampai malam.. Oma ku terlihat lelah, tak bisa berbuat banyak aku hanya bisa bilang "semangat oma"

Dan aku tidak menjenguknya lagi.. Sampai terdengar kabar jam 6malam "kak agnes ga jenguk opa? Opa ga sadar dari tadi pagi" sepupuku yang bilang..

Ku whatsapp oma "oma yang semangat ya" lalu katanya "opa di icu permata hijau" langsunglah kami datang.. Banyak penyesalan, kenapa aku tak datang dari kemarin?? Aku sangat ingin datang tapi kenapa takut pada keadaan!? Bodoh!!

Besoknya kami datang lagi... Besoknya aku pun ingin datang, tapi tidak bisa karena ada doa untuk satu tahub meninggalnya ayah dirumah.. Lalu besoknya badanku terasa sakit semua.. Tenaga seperti terkuras karena memang tidak sehat seminggu terakhir tapi tetap pulang malam.. Ingin istirahat dan refreshing lalu besok menjenguk opa di hari minggu..

Aku tidur siang, bangun jam 5an kepala pusing seperti berat untuk bangun.. Pergilah makan diluar bersama keluarga disaat malam.. Buka facebook jm10an, loh kok?? Kenapa sepupuku bilang "selamat jalan opa??"

Langsung kutelpon ia dan papanya tapi tak ada jawaban.. Aku telpon oma dan anak opaku pun tak ada jawaban.. Kubuka facebook omku, banyak ucapan duka disana.. Akhirnya papa dari sepupu menelponku bilang "opa sudah meninggal terakhir masi di rumah sakit"

Kami ke rumah sakit, mereka bilang "pak christian baru saja pulang ke rumah anaknya" akhirnya kami kerumah omku dan ada doa disana..


Opaku sudah pergi, selamanya.. Opaku yang pernah datang mengunjungi kami saat ia bisnis trip di jakarta telah pergi..

Rasanya ingin menangis kencang-kencang tapi tertahan.. Mengapa aku jarang datang?? Kalah pada keadaan??

Comments

Popular posts from this blog

letstop

ini memang berkebalikan dengan homili kemarin.. tapi, mari berhenti.. let stop!! sudah.. berhenti saja.. tidak usah dipaksa dan tidak usah memaksa.. jika ingin masuk, sila.. jika ingin keluar, pintu terbuka.. mari berhenti.. berhenti memaksa.. biarlah semua, berjalan seperti maunya.. let stop.. just stop.. and let everythings fall into it place.. just breathe..

Berita duka

Temanku yang sudah punya staff dikantor itu bilang "paling ga enak waktu disuru ngasi satu nama untuk di phk, itu ga enak banget" Ngasih berita sedih memang ga enak, apalagi menerimanya.. :'( Rasanya seperti bertubi, mungkin ini berlebihan, tapi jika sudah memiliki keterikatan bisa saja ini dianggap normal.. Baru kemarin cerita ke mamanya teman "ga nyangka banget bu, sebelum ayah saya meninggal, papanya ini meninggal, terus papanya ini, terus papanya ini, kok ya deketan"  "terus papinya muridku kan meninggal, maminya cerita, kemarin suami dari temennya meninggal, terus suami dari temennya yang lain juga meninggal" Ahh, berita duka memang punya cerita.. Punya makna dan pelajaran, buatku.. 2017, dibulan ini, januari.. Diawal januari, berita duka datang dari boni, atas kepergian papinya yang membawaku ke rumah duka dharmais.. Diakhir januari, berita duka datang dari theo, atas kepergian papinya juga yang membuatku berkunjung ke rumah duka sint car...