Skip to main content

Dua lapan

Kemarin, Indonesia berulang tahun, artinya aku pun juga.. Indonesia ke 72 dan aku 28..  Angka yang tak bisa dibilang muda..

Semenjak remaja, rasanya tidak pernah aku ulang tahun dirumah.. Biasanya pergi keluar kota, pernah sekali diluar negeri, tahun yang lalu.. Tidak dirumah artinya tidak bersama keluarga..

Saat masih kanak, selalu dirumah dengan perayaan sederhana bersama keluarga dan kawan.. Selaluuu.. Sampai jadi besar kepalaku..

Ini tahun pertama, ulang tahun tanpa ayah..
Ini kali pertama, ulang tahun dirumah saat remaja, bolehlah kusebut dewasa??

Rasanya senang sekaliiii.. Sungguh luar biasa.. Meskipun terselip sedih karena ayah tiada..

Aku menemani mama ke pasar, katanya "kalau jalan sama akis (adikku), dia bilang 'kalau jalan sama ayah, sepanjang jalan dipanggil bos nih'"

Ahahahaha, aku pun merasa hal yang sama.. Anak manja yang selalu diantar ayah ini kangen juga.. Kangen saat dipanggil 'BOSS' disepanjang jalan, bukan karena aku boss, tapi ayahku.. My big boss alias bos gede..

Aku bukannya gila hormat ingin dipanggil boss, tapi puteri mana yang tak bahagia jalan bersama ayahnya yang nampak dihormati banyak orang??

Dulu kesal sekali, kalau sedang terburu-buru lalu diantar ayah dan ia jalan perlahan, hanya karena banyak orang yang bilang 'boss', 'mau kemana boss', 'disana ada proyek boss' dan ratusan kalian yang mengandung kata 'BOSS'..

Boss, kenapa kau pergi saat aku belum punya banyak uang?? Ahhhh, aku kan selalu minta uang sama ayah.. Aku belum ajak ayah ke Yerusalem..

Aku, seperti tanpa arah.. Tidak tahu mau kemana.. Tapi aku ga boleh begitu kan yah??  Aku sudah 28 dan mama berjuang sangat keras..

Aku, ulang tahun yah.. Hari ini aku bagiin makanan 50porsi, kalau ada ayah aku bisa bagiin lebih banyak sepertinya..

Damai disana ya yah.. Mari kita berdoa bersama.. Agar ayah damai disana.. Agar aku bahagia disini..

1 tahun usia agnes bertambah tanpa ayah..

Comments

Popular posts from this blog

letstop

ini memang berkebalikan dengan homili kemarin.. tapi, mari berhenti.. let stop!! sudah.. berhenti saja.. tidak usah dipaksa dan tidak usah memaksa.. jika ingin masuk, sila.. jika ingin keluar, pintu terbuka.. mari berhenti.. berhenti memaksa.. biarlah semua, berjalan seperti maunya.. let stop.. just stop.. and let everythings fall into it place.. just breathe..

Berita duka

Temanku yang sudah punya staff dikantor itu bilang "paling ga enak waktu disuru ngasi satu nama untuk di phk, itu ga enak banget" Ngasih berita sedih memang ga enak, apalagi menerimanya.. :'( Rasanya seperti bertubi, mungkin ini berlebihan, tapi jika sudah memiliki keterikatan bisa saja ini dianggap normal.. Baru kemarin cerita ke mamanya teman "ga nyangka banget bu, sebelum ayah saya meninggal, papanya ini meninggal, terus papanya ini, terus papanya ini, kok ya deketan"  "terus papinya muridku kan meninggal, maminya cerita, kemarin suami dari temennya meninggal, terus suami dari temennya yang lain juga meninggal" Ahh, berita duka memang punya cerita.. Punya makna dan pelajaran, buatku.. 2017, dibulan ini, januari.. Diawal januari, berita duka datang dari boni, atas kepergian papinya yang membawaku ke rumah duka dharmais.. Diakhir januari, berita duka datang dari theo, atas kepergian papinya juga yang membuatku berkunjung ke rumah duka sint car...