Saya termasuk kedalam golongan idealis sampai bertemu dengan realita..
Inginnya tetap idealis, tapi realistis begitu mengganggu..
Manusia harus percaya pada apa yang diyakini atau mengikuti realita?? Hidup dalam realita memang terlihat baik, tapi bukankah itu hanya kata yang manis untuk mengganti kata 'budak'?
Hanya jiwa yang penakut tak berani percaya pada hidup ideal yang diyakini..
Jadi, maksudmu aku penakut?? Memang iya, buktinya kau tunduk pada realita.. Bukannya aku takut, tapi betapa nyamannya disini, kehadiran sangat diperluka banyak orang.. Tapi rupiah tidak ideal!! Mesti banyak yang bilang 'hidup tak melulu soal uang'
Aahhh.. Biar waktu saja yang putuskan.. Hidup dengan realita atau menempuh jalur yang diharapkan..
Sstttt.. Terima kasih teman, mengingatkan tentang hidup ideal seperti yang jiwa muda harapkan
Comments
Post a Comment