Bege adalah panggilan yang diberikan kepada ayahku dari kakak adik dan juga temannya di Malang..
Bege, kepanjangan dari Bos Gede.. Entah mengapa ayah dipanggil bege, tapi aku tak heran, melihat gaya hidup ayah selama 27 tahun..
Bagiku, ayah adalah big boss.. Bos besar, yang selalu memberikanku uang, ahahaha.. Saat harus pergi ke luar kota atau luar negeri untuk mengikuti suatu acara, pasti kubilang "yah, bagi ongkos"
Banyak yang bilang "kok, lo boleh sih pulang malem", saat aku pulang rapat atau latihan.. Mereka tak tahu, ayahku seperti apa..
Ayahku yang terlihat tak peduli itu, selalu diam-diam mengawasi, jadi harus jujur padanya kalau tak mau kepercayaan hilang.. Ia bisa tiba-tiba datang saat aku sedang latihan, melihatku disana dan langsung pulang.. Datang ke sekolah adikku secara diam-diam untuk memastikan adikku benar ke sekolah atau tidak..
Dia.. Ahh sudahlah.. Banyak sekali baiknya ayah..
Ayah adalah orang yang membuatku ingin sepertinya.. Sebelum TK, aku sudah bercita-cita seperti ayahku.. Hebat kan!!
Bisnis tak selamanya lancar.. Ayahku pernah ditipu pekerjanya.. Ayahku pernah ditipu rekannya.. Aku sejujurnya kesal, Ayahku bilang "harus memaafkan, roda berputar"..
Suatu ketika aku bilang "kasian ya yah" saat melihat pengemis atau siapalah, aku lupa.. Ayah bilang "ngga usah kasian! Kalau kasian harus melakukan sesuatu, kalau ngga melakukan sesuatu jangan kasian".. Dia mengajarkanku ini.. Take action..
Permintaan terakhir ayah padaku "semangkanya abisin" bukan langsung kumakan malah kubilang "nanti yah" dan tak kumakan, bahkan setelah ayah meninggal..
Perkataan terakhir ayah padaku "jempol agnes dingin" ketika kupegangi telapak kakinya..
Kini saat mama memanggil nes dan kujawab, tak ada lagi ucap mama "bukan kamu, ayah".. Nes adalah panggilan untuk ayah dari mama, juga sebaliknya..
Aku senang, ayahku meninggal saat mama melakukan rekonsiliasi.. Aku senang ayah tersenyum ketika di peti mati.. Aku senang, banyak kerabat yang datang untuk mendoakan ayah.. Aku senang banyak cerita baik tentang ayah.. Aku senang, terima kasih semesta..
Terima kasih telah memberikan bege untuk menjadi ayahku.. Terima kasih telah memberikan ayah yang tak pernah mengeluh.. Seumur hidupku, baru sekali kudengar ayah bilang "jangan jauh-jauh, ayah takut" saat di rumah sakit selesai dari kamar igd.. Dan aku menertawakannya, ahahaaha.. Jangan takut yah.. Katanya, jiwa seorang legioner akan berlindung dijubah bunda Maria..
Aku mencintaimu.. Kau pasti tahu.. Nomer handphone yang kuhapal sampai saat ini hanya nomermu dan nomerku.. Tahun ini tak akan ada suap-suapan kue ulang tahun.. Tak apa, terima kasih untuk ajaran yang berharga "memberi"
Ayahku yang hebat.. Selalu hebat!! Tunggu yah.. Kubuat seri cerita tentangmu..
Nice Nes !
ReplyDelete