Skip to main content

Boom

Memendam sesuatu memang tak enak, apalagi memendam kesal..

Seperti kesalku pagi yang seolah berlanjut tiap jamnya.. Seperti membawa magnet sehingga kekesalan berikutnya mengikuti..

Bagaimana menghilangkan kesalku diawal, aku tak mengerti.. Kubiarkan saja ia menghinggapiku, lalu ia datang membawa teman-temannya..

Malam ini puncaknya, aku tak dapat menahannya lagi.. Sedihnya kukeluarkan ia, dan menyakiti seorang jiwa, ibuku.. Maaf, maafkan aku ma..

Dan, layar yang pecah ini menjadi saksi.. Semesta, ajarku berdamai dengan kesalku sejak dari awal.. Karena menahan dan berpikir positif, lama-lama tak tertahan juga..

Aku, aku tahu aku salah.. "lo kek orang banyak pikiran" ucap sahabatku dua kali, di toko dan di pencok.. Am i look like that?? I ask myself and dunno why..

Sudahlah nes, selesaikan saja semua, satu-persatu dan biarkan semesta bekerja..

Ps: terima kasih order hari ini..

Comments

Popular posts from this blog

letstop

ini memang berkebalikan dengan homili kemarin.. tapi, mari berhenti.. let stop!! sudah.. berhenti saja.. tidak usah dipaksa dan tidak usah memaksa.. jika ingin masuk, sila.. jika ingin keluar, pintu terbuka.. mari berhenti.. berhenti memaksa.. biarlah semua, berjalan seperti maunya.. let stop.. just stop.. and let everythings fall into it place.. just breathe..

Berita duka

Temanku yang sudah punya staff dikantor itu bilang "paling ga enak waktu disuru ngasi satu nama untuk di phk, itu ga enak banget" Ngasih berita sedih memang ga enak, apalagi menerimanya.. :'( Rasanya seperti bertubi, mungkin ini berlebihan, tapi jika sudah memiliki keterikatan bisa saja ini dianggap normal.. Baru kemarin cerita ke mamanya teman "ga nyangka banget bu, sebelum ayah saya meninggal, papanya ini meninggal, terus papanya ini, terus papanya ini, kok ya deketan"  "terus papinya muridku kan meninggal, maminya cerita, kemarin suami dari temennya meninggal, terus suami dari temennya yang lain juga meninggal" Ahh, berita duka memang punya cerita.. Punya makna dan pelajaran, buatku.. 2017, dibulan ini, januari.. Diawal januari, berita duka datang dari boni, atas kepergian papinya yang membawaku ke rumah duka dharmais.. Diakhir januari, berita duka datang dari theo, atas kepergian papinya juga yang membuatku berkunjung ke rumah duka sint car...