Skip to main content

just relax and smile.

Sejak kemarin memusingkan hal yang tak harus kupusingkan..

Memikirkan bagaimana mengatur 4, sedangkan 1 saja sulit.. Akhirnya dirapat itu terjawab sudah, aku tak perlu mengurus 1 hal..
Lah kok sedihnya malah berkepanjangan?? Bukankah itu bagus?? Apa karena aku amat sangat ingin ikut dan terlibat dan.. sudahlah..

Sebenernya ga mau misa, tapi gimana??? Rindu menangis disana..

Saat homili aku menangkap satu hal keren "just relax and smile"
kurasa aku harus melakukannya, relax.. 

mungkin saja, Tuhan tawarkan bisnis lain di waktu kemudian.. mengingat yang lalu, aku beruntung ada di posisi ini setelah penolakan kemarin-kemarin.. Bukankah, ini rencananya??
okai okai.. just relax and smile.. #amin

Comments

Popular posts from this blog

letstop

ini memang berkebalikan dengan homili kemarin.. tapi, mari berhenti.. let stop!! sudah.. berhenti saja.. tidak usah dipaksa dan tidak usah memaksa.. jika ingin masuk, sila.. jika ingin keluar, pintu terbuka.. mari berhenti.. berhenti memaksa.. biarlah semua, berjalan seperti maunya.. let stop.. just stop.. and let everythings fall into it place.. just breathe..

Berita duka

Temanku yang sudah punya staff dikantor itu bilang "paling ga enak waktu disuru ngasi satu nama untuk di phk, itu ga enak banget" Ngasih berita sedih memang ga enak, apalagi menerimanya.. :'( Rasanya seperti bertubi, mungkin ini berlebihan, tapi jika sudah memiliki keterikatan bisa saja ini dianggap normal.. Baru kemarin cerita ke mamanya teman "ga nyangka banget bu, sebelum ayah saya meninggal, papanya ini meninggal, terus papanya ini, terus papanya ini, kok ya deketan"  "terus papinya muridku kan meninggal, maminya cerita, kemarin suami dari temennya meninggal, terus suami dari temennya yang lain juga meninggal" Ahh, berita duka memang punya cerita.. Punya makna dan pelajaran, buatku.. 2017, dibulan ini, januari.. Diawal januari, berita duka datang dari boni, atas kepergian papinya yang membawaku ke rumah duka dharmais.. Diakhir januari, berita duka datang dari theo, atas kepergian papinya juga yang membuatku berkunjung ke rumah duka sint car...