Ini kisah nyata, tentang dua bibit berbeda dan datang dihari yang sama.
Akar wangi dan murbei, bibit yang kuterima dengan gratis.
Ayahku memindahkan kedua bibit itu dalam pot, ibuku meletakannya didepan kamarku (tepatnya agak ke kanan). Kerjasama yang bagus antara ibu dan ayah, aku menikmatinya (ahahaha)
Bagaimana cara merawat dua tanaman yang berbeda? entahlah, aku tak tahu.
Mereka kuperlakukan dengan sama, tapi hasilnya berbeda. Murbei, indah dipandang dengan daun hijau yang bermunculan. Akar wangi, entah mengapa menjadi cokelat, mungkin nanti mati.
Kalau diresapi, kok mirip dengan murid dalam kelas ya. Perlakuannya sama, tapi hasilnya berbeda. Seolah diingatkan semesta..
Terima kasih pohon..
Comments
Post a Comment