Skip to main content

kisah lucu

Hari ini mendengar seorang ibu bercerita kepada temannya

"kasian pak ** (namanya tak terekam dalam ingatanku), dia lagi galau. Uda punya anak istri, sampai sekarang masih kepikiran pacar pertamanya"

Ada paradox disana, lidahnya bekata kasian, tapi wajahnya senyum gembira, bahkan tertawa.
Mana yang harus dipercaya??

Walau si ibu tertawa dan (mungkin) menganggap hal itu lucu, tapi kok saya sedih mendengarnya.

Hmm..
Ada berita bahagia yang selalu terselip dalam semua kisah.
Setidaknya walau kisahmu sedih, ada orang lain yang bisa tertawa saat mengetahuinya..

Jadi ingat seorang teman wanita, yang kakinya bisa masuk kedalam lubang berukuran +- 7cm*4cm. Dia dan seorang pria panik bagaimana cara mengeluarkannya dari lubang beton itu. Aku dan temanku sibuk tertawa, atas kisahnya.

Mungkin hidup selalu seperti itu, memiliki dua sisi dalam tiap nilainya.

Selamat pagi semesta :*

Comments

Popular posts from this blog

letstop

ini memang berkebalikan dengan homili kemarin.. tapi, mari berhenti.. let stop!! sudah.. berhenti saja.. tidak usah dipaksa dan tidak usah memaksa.. jika ingin masuk, sila.. jika ingin keluar, pintu terbuka.. mari berhenti.. berhenti memaksa.. biarlah semua, berjalan seperti maunya.. let stop.. just stop.. and let everythings fall into it place.. just breathe..

Berita duka

Temanku yang sudah punya staff dikantor itu bilang "paling ga enak waktu disuru ngasi satu nama untuk di phk, itu ga enak banget" Ngasih berita sedih memang ga enak, apalagi menerimanya.. :'( Rasanya seperti bertubi, mungkin ini berlebihan, tapi jika sudah memiliki keterikatan bisa saja ini dianggap normal.. Baru kemarin cerita ke mamanya teman "ga nyangka banget bu, sebelum ayah saya meninggal, papanya ini meninggal, terus papanya ini, terus papanya ini, kok ya deketan"  "terus papinya muridku kan meninggal, maminya cerita, kemarin suami dari temennya meninggal, terus suami dari temennya yang lain juga meninggal" Ahh, berita duka memang punya cerita.. Punya makna dan pelajaran, buatku.. 2017, dibulan ini, januari.. Diawal januari, berita duka datang dari boni, atas kepergian papinya yang membawaku ke rumah duka dharmais.. Diakhir januari, berita duka datang dari theo, atas kepergian papinya juga yang membuatku berkunjung ke rumah duka sint car...