Seorang wanita berhasil keluar dari jurang yang dalam.
Pakaiannya lusuh, rambutnya sudah panjang tak terawat, goresan-goresan semak menghiasi kulitnya.
Bebannya tak ringan, tapi semangatnya tinggi menggelegar, demi mencapai sebuah tempat, rumah.
Ia ingin sekali sampai kerumah, setelah mengikuti seseorang dan sadar telah berada dijurang.
Rumah.
Tempatnya tersenyum bebas dari semua masalah.
Tempat ia diterima, walau gagal ribuan kali.
Ia hanya ingin menuju ke rumah..
Keringat-keringat bercucuran, bahkan darah ikut mengalir.
Tak banyak kemajuannya, tapi ia bergerak walau sering merangkak.
Sedari awal ia tahu, bebannya tak ringan.
Angin jurang menghempaskannya mundur, mendekati jurang tempat ratap tangisnya dahulu.
Ia mundur, mundur, mundur dan semakin mundur.
Rasanya tak sanggup maju, bergerak pun dirasa tak berguna.
Lalu terbesit, "apakah aku hidup? atau hanya sekedar ada?"
Membuatnya berpikir "Bukankah lebih baik tenggelam saja? lihat, ada lautan disebelah kanan"
**
Comments
Post a Comment