Skip to main content

Mereka nampak bahagia

Ada yang lain dalam kunjungan ke panti asuhan ini..
Rasanya berbeda dari kunjungan biasa..
Tentu saja karena setiap tempat pasti berbeda..
Mereka nampak seperti teman bermain, walau umur berbeda satu sama lain..

**

Hari itu sabtu di Cibubur, jam dua siang..
Berjumpa dengan mereka..
"Loh, kok cowo semua" tanyaku dalam hati..

Levis, kelas 2 sma jurusan ipa..
Sebagai anak yang sudah besar, ia nampak sangat mengayomi adik-adiknya..
Ceria dan menghibur..

Nainggolan, kelas 7..
Diam, anak pemalu yang memiliki sisi humor..
Nampak tak memiliki beban hidup..

Bagan, kelas 8..
Manja, ceria..

Bayu, kelas 8..
Aku lupa bagaimana rasa berjumpa dengannyaa..

Ali, kelas 5..
Fokus, lucu sekali melihatnya berbincang dengan teman sekelasnya..
Anak-anak dengan dunianya memang selalu membawa cerita..

Tri, semester 2..
Humoris, nampak sayang kepada adik-adiknya..

Mereka semua nampak sangat bahagia..
Dilihat dari mata, mereka nampak bahagia juga.. kecuali levis..
Membuatku ingat satu kalimat "it's always a broken soul who are always trying to help others"

Senang sekali melihat mereka bahagia..
Bagaimana rasa asli mereka ya??
Apa mereka pernah kesepian??
Apa mereka rindu orangtua??
Apa mereka memikirkan mahalnya pendidikan??
Apa mereka memedulikan ucapan orang??
Apa mereka selalu ceria, seperti itu setiap hari??

Terima kasih semesta..
Wajah ceria mereka masih membekas dihati..
**

Setelah obrolan panjang tak menentu, ternyata panti itu khusus untuk pria..
Tapi ada tiga anak yang berjenis kelamin wanita..

Comments

Popular posts from this blog

letstop

ini memang berkebalikan dengan homili kemarin.. tapi, mari berhenti.. let stop!! sudah.. berhenti saja.. tidak usah dipaksa dan tidak usah memaksa.. jika ingin masuk, sila.. jika ingin keluar, pintu terbuka.. mari berhenti.. berhenti memaksa.. biarlah semua, berjalan seperti maunya.. let stop.. just stop.. and let everythings fall into it place.. just breathe..

Berita duka

Temanku yang sudah punya staff dikantor itu bilang "paling ga enak waktu disuru ngasi satu nama untuk di phk, itu ga enak banget" Ngasih berita sedih memang ga enak, apalagi menerimanya.. :'( Rasanya seperti bertubi, mungkin ini berlebihan, tapi jika sudah memiliki keterikatan bisa saja ini dianggap normal.. Baru kemarin cerita ke mamanya teman "ga nyangka banget bu, sebelum ayah saya meninggal, papanya ini meninggal, terus papanya ini, terus papanya ini, kok ya deketan"  "terus papinya muridku kan meninggal, maminya cerita, kemarin suami dari temennya meninggal, terus suami dari temennya yang lain juga meninggal" Ahh, berita duka memang punya cerita.. Punya makna dan pelajaran, buatku.. 2017, dibulan ini, januari.. Diawal januari, berita duka datang dari boni, atas kepergian papinya yang membawaku ke rumah duka dharmais.. Diakhir januari, berita duka datang dari theo, atas kepergian papinya juga yang membuatku berkunjung ke rumah duka sint car...