dingin menusuk kulit..
malam semakin gelap..
berlutut diam berbincang dengan Bapa..
semua dosa melintas dipikiran..
perampokan..
keacuhan, ketidakpedulian..
nafsu, pelecehan sexual..
ngeri, takut, sedih bercampur jadi satu..
bukan lagi air dingin yang keluar dari pori-pori, melainkan tetesan darah..
demi siapa!!
demi siapa harus menderita??
dosa siapa!!
dosa siapa yang ditangguhkan padaNya??
golgota sudah menanti kedatanganNya..
paku-paku tak sabar bersarang di telapak tangan dan kakiNya..
kayu salib yang berat sudah menanti digendong olehNya..
cambuk-cambuk ingin segera menari ditubuhNya..
dulu Ia dipuja..
kini manusia yang sama mencaciNya..
apakah ada kasih yang lebih besar daripada seorang yang menyerahkan nyawa demi para sahabatNya??
**
maafkan aku Tuhan..
Terima kasih untuk nafas yang masih diberikan..
Comments
Post a Comment