Seekor raja hutan yang terbiasa dengan kesempurnaan..
Sang raja yang rela mengerjakan semua kebutuhannya sendiri demi nilai 100..
Egoisme dan gengsi sudah melekat erat dalam jiwa..
Raga lelah tak mengapa, asal karya indah dapat dikenang semesta..
Kini..
Sang raja tak sehebat dulu..
Aumannya melemah..
Kuku-kukunya telah patah..
Taring tajamnya berubah tumpul..
Suka tidak suka..
Ia butuh bantuan dari mahluk lainnya..
Semesta bekerja..
Semesta mencari bantuan..
Sang raja terbantu..
Nampaknya masalah selesai..
Nyatanya...
Hasil tak memuaskan..
Apa yang raja harus lakukan??
Harusnya terima bantuan yang tak sempurna??
Ataukah berjuang lagi mengerjakan semua sendiri?? walau kini, darah yang harus dikurbankan??
Raja.. raja..
Mengapa kau terlahir sebagai raja yang cinta kesempurnaan??
Comments
Post a Comment