Kenapa Tuhan membiarkan anak-anak menjadi pelacur??
chat whatsapp yang dikirimkan seorang teman di grup, tentang pertanyaan anak itu kepada paus yang sedang berkunjung ke Manila, aku baru saja membacanya..
sejak sabtu malam, aku ingin menuliskan homili romo, tapi baru sempat ditulis, saat ini..
Setiap orang harus menghargai tubuhnya. Bagaimana bisa seseorang tidak menghargai dan menjaga tubuhnya sendiri tetapi meminta orang lain bertanggung jawab atas tubuhnya??
Remah misa yang menyentuh..
Apakah artinya harus membiarkan saja orang lain yang tak menghargai tubuhmu?? toh kamu tak menjaganya.
Kita harus bertanggungjawab pada tubuh kita.
*selamat berefleksi bagi yang ingin berefleksi*
BERANI HIDUP
Comments
Post a Comment