Skip to main content

remah misa

Kenapa Tuhan membiarkan anak-anak menjadi pelacur??
chat whatsapp yang dikirimkan seorang teman di grup, tentang pertanyaan anak itu kepada paus yang sedang berkunjung ke Manila, aku baru saja membacanya..

sejak sabtu malam, aku ingin menuliskan homili romo, tapi baru sempat ditulis, saat ini..

Setiap orang harus menghargai tubuhnya. Bagaimana bisa seseorang tidak menghargai dan menjaga tubuhnya sendiri tetapi meminta orang lain bertanggung jawab atas tubuhnya??

Remah misa yang menyentuh..
Apakah artinya harus membiarkan saja orang lain yang tak menghargai tubuhmu?? toh kamu tak menjaganya.

Kita harus bertanggungjawab pada tubuh kita.

*selamat berefleksi bagi yang ingin berefleksi*
BERANI HIDUP

Comments

Popular posts from this blog

letstop

ini memang berkebalikan dengan homili kemarin.. tapi, mari berhenti.. let stop!! sudah.. berhenti saja.. tidak usah dipaksa dan tidak usah memaksa.. jika ingin masuk, sila.. jika ingin keluar, pintu terbuka.. mari berhenti.. berhenti memaksa.. biarlah semua, berjalan seperti maunya.. let stop.. just stop.. and let everythings fall into it place.. just breathe..

Berita duka

Temanku yang sudah punya staff dikantor itu bilang "paling ga enak waktu disuru ngasi satu nama untuk di phk, itu ga enak banget" Ngasih berita sedih memang ga enak, apalagi menerimanya.. :'( Rasanya seperti bertubi, mungkin ini berlebihan, tapi jika sudah memiliki keterikatan bisa saja ini dianggap normal.. Baru kemarin cerita ke mamanya teman "ga nyangka banget bu, sebelum ayah saya meninggal, papanya ini meninggal, terus papanya ini, terus papanya ini, kok ya deketan"  "terus papinya muridku kan meninggal, maminya cerita, kemarin suami dari temennya meninggal, terus suami dari temennya yang lain juga meninggal" Ahh, berita duka memang punya cerita.. Punya makna dan pelajaran, buatku.. 2017, dibulan ini, januari.. Diawal januari, berita duka datang dari boni, atas kepergian papinya yang membawaku ke rumah duka dharmais.. Diakhir januari, berita duka datang dari theo, atas kepergian papinya juga yang membuatku berkunjung ke rumah duka sint car...