Gila..
Saya yang jarang nonton tivi, tadi malam nonton hitam putih.. Memperingati hari aids, topiknya tentang ODHA..
Pemulihan..
Ternyata para pecandu itu butuh pemulihan seumur hidup (katanya)..
Karena rasa candu bisa datang kapan saja..
Serem ya!! Lalu siapa yang salah?? Yang menjerumuskan kah?? Atau salah yang terjerumus?? Lalu bagaimana caranya kalau malu mengakui (menjadi korban) dan menyimpan semua sendiri??
**
Lihat tontonan itu langsung ingat pertanyaan teman berbulan lalu..
"Kak, temennya yang diperkosa itu berapa lama bangkitnya??, hebat ya dia bisa punya sekolah"
"Aku ga tau, aku ga berani nanya karena takut"
"Pasti lama banget kak, dosen ku bilang, itu tuh bisa seumur hidup"
Pertama kali bertemu dengannya, tak terlihat dia punya masalah yang berat..
Ceriwis, ceria dan pencair suasana..
Saat dia bercerita kalau ia pernah menjadi korban, suaranya pun biasa saja tanpa bergetar ketakutan atau marah, sayang aku duduk disampingnya saat ia bercerita sehingga tak menatap matanya..
Kalau ku tatap matanya, mungkin bisa kubaca perasaannya..
Saat itu aku berpikir, ia sudah pulih, sungguh pulih..
Sampai kami diijinkan Tuhan untuk menginap ditempatnya..
Ada aku temanku dia dan anak-anak murid yang menginap disana..
Kami tidur di sebuah ruangan bersama-sama..
Semua nampak biasa saja, sampai ia bercerita dan menangis..
Saya rasa dosennya teman saya benar. Pemulihannya butuh waktu seumur hidup..
**
Ahh.. tak enak menuliskan kisah lainnya..
Ternyata banyak hal memang ditakdirkan seperti itu..
PEMULIHAN SEUMUR HIDUP
Bisakah semua (korban) memulihkan dirinya seumur hidup?? Atau malah, bisa menjadi gila?? Atau memilih mati untuk berjumpa dengan Tuhannya dan hidup damai disana?? Entahlah..
How gentle you lived??
Comments
Post a Comment