Skip to main content

mari tertawa bersama

Yang pasti adalah, tak semua orang mau membagi kisahnya denganmu..
Jika diberi kepercayaan untuk mengetahui pasti karena mereka memilihmu..

Kadang saya bingung, kenapa Tuhan ijinkan saya mendengarkan??
Siapa sih saya?? hanya kacung kampret saja..
Tapi Tuhan pilih bro!! dipilih buat dengerin kisah teman..

Dulu banget, pernah ada teman bercerita tentang kisahnya..
Selesai bercerita, inilah yang kami perbincangkan..

"wah, lo sih hebat banget. Lo ga nangis loh ceritain ini ke gw"
"lo nya gitu sih, padahal waktu gw cerita ke kakak pembimbing rohani gw, itu tuh sampe sesengukan (nangis tersedu-sedu gitu deh)

karena perbincangan itu, saya jadi tahu satu hal. Kisah sekelam apapun, bisa ditertawakan bersama. Tapi ini kisahnya, bagaimana jika kisah itu menimpa diriku??

Biasanya kalo teman dekat berbagi kisah sedih, entah bagaimana alam raya menyuruh tubuh saya bergerak dan bersikap luar biasa, bisa membuat orang yang yang menceritakan kisah sedihnya tertawa. Padahal saya sungguh tak bermaksud membuatnya menertawakan kisah sedihnya, tapi saya jelas tak ingin ia tambah sedih dengan kisah sedihnya..

Sepertinya Tuhan yang kreatif ini sedang mempersiapkan saya. Mempersiapkan saya supaya bisa menertawakan kisah saya sendiri. Iya sendiri, karena Tuhan pasti tau saya hanya bisa cerita sama dia dan Bunda.

Tuhan, terima kasih untuk kisah sedih yang bisa ditertawakan, memang hidup diciptakan untuk ini kan?? Untuk menertawakan hal yang patut ditertawakan.

Haiii alam raya, mari tertawa bersama, untuk semua kejadian yang indah ini..
Untuk semua tulisan yang menuntut pertanggungjawaban..

Beruntung sekali aku menulis "BERLARI DULU BARU BERJALAN" coba kalau dulu kutulis "BERLARI DULU BARU MERANGKAK"

Ahhhh alam raya, apakah khayalku akan menjadi nyata?? kita lihat saja nanti, tapi yang pasti mari tertawa bersama..
Terima kasih untuk semua doa yang tercipta dengan tulus..

Semesta semesra mendekap tawa..

Comments

Popular posts from this blog

letstop

ini memang berkebalikan dengan homili kemarin.. tapi, mari berhenti.. let stop!! sudah.. berhenti saja.. tidak usah dipaksa dan tidak usah memaksa.. jika ingin masuk, sila.. jika ingin keluar, pintu terbuka.. mari berhenti.. berhenti memaksa.. biarlah semua, berjalan seperti maunya.. let stop.. just stop.. and let everythings fall into it place.. just breathe..

Berita duka

Temanku yang sudah punya staff dikantor itu bilang "paling ga enak waktu disuru ngasi satu nama untuk di phk, itu ga enak banget" Ngasih berita sedih memang ga enak, apalagi menerimanya.. :'( Rasanya seperti bertubi, mungkin ini berlebihan, tapi jika sudah memiliki keterikatan bisa saja ini dianggap normal.. Baru kemarin cerita ke mamanya teman "ga nyangka banget bu, sebelum ayah saya meninggal, papanya ini meninggal, terus papanya ini, terus papanya ini, kok ya deketan"  "terus papinya muridku kan meninggal, maminya cerita, kemarin suami dari temennya meninggal, terus suami dari temennya yang lain juga meninggal" Ahh, berita duka memang punya cerita.. Punya makna dan pelajaran, buatku.. 2017, dibulan ini, januari.. Diawal januari, berita duka datang dari boni, atas kepergian papinya yang membawaku ke rumah duka dharmais.. Diakhir januari, berita duka datang dari theo, atas kepergian papinya juga yang membuatku berkunjung ke rumah duka sint car...