Pagi Tuhan!!
Pasti kabarmu selalu baik disana..
Terima kasih telah menyutradai dengan indah, maafkan aku karena telah menjadi pemain yang tak mengikuti arahanmu..
Tuhan, mengapa kau masih menggunakanku dalam film indahmu??
Bukankah aku sering membangkang??
Rasanya lebih baik jika kau pecat aku lalu aku menjadi assistenmu saja..
Atau, bagaimana jika menjadi pengelap keringatmu saja?? Yaaa pekerjaan apapun asal dibalik layar dan bersamamu..
Pecat aku dari depan layar Tuhan, tapi tetap ijinkan aku bersamamu..
Tolong jangan usir aku dari rumah produksimu, karena akan ada ratap tangis dan kertak gigi disana #ngeri..
Tuhan yang selalu baik..
Jika masih memakaiku didepan layar, mengapa aku tak boleh tahu adegan akhirnya??
Mungkin jika tahu adegan akhirnya, aku akan tau juga, akan kau pekerjakan dibalik layar atau kau usir dari rumah produksimu..
Tuhan, kadang aku berterima kasih masih kau ijinkan bekerja didepan layar, kadang aku tak ingin tampil..
Tuhan, aku tau, engkau hanya ingin aku mencoba.. mungkin belum saatnya berhasil sekarang..
Tuhan, kalau aku gagal, rasanya inget lovelace dan jadi bersyukur..
Bagaimana mempertanggungjawabkan yang telah kulakukan Tuhan??
Tuhan memang pemaaf, tapi bumi tidak..
Ohhhh alam raya..
Bantulah aku..
Comments
Post a Comment