Skip to main content

Peringatan sumpah pemuda!!

Sabtu, 1 november 2014..

Kami datang lagi ke Bandung, ke sekolah hijau. Berbeda dengan kunjungan pertama dan kedua, kali ini kami datang dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda!!

Memang sudah direncanakan anak-anak akan lomba membuat peta desa (seperti di Jepang, semoga desa ini bisa menjadi desa wisata), selain itu diadakan juga lomba permainan traditional.

Terkejut juga melihat peta desa yang dibuat anak-anak itu, ternyata mereka mengenali isi desanya dan petanya bagus!!
Permainan traditional di Bandung dan di Jakarta saat saya masih kecil pun mirip, hanya namanya saja yang berbeda.

Akhirnya alat tulis berhasil disampaikan untuk hadiah kepada mereka, terima kasih untuk kak cindy, kak nila, kak siendy dan kak puteri untuk sumbangannya.
Terima kasih untuk mba denok dan mba retno untuk beasiswa nya.
Terima kasih dewi, terima kasih pak supir.
Terima kasih anak-anak untuk senyum cerianya.
Terima kasih untuk mba ning, mbah dan warga desa untuk jamuannya ☺☺

Kunjungan kali ini tak ada pertanyaan seperti kunjungan pertama dan kedua "kapan kesini lagi kak?" (Pertanyaan ke saya, entah teman yang lain)
Mungkin artinya itu kunjungan terakhir, atau entahlah..

Semoga bisa bertemu di Jakarta ya anak-anak yang akan diundang mr.president di istana, waaaaa mau dong ketemu dan ngobrol sama pak Jokowi..

Comments

Popular posts from this blog

letstop

ini memang berkebalikan dengan homili kemarin.. tapi, mari berhenti.. let stop!! sudah.. berhenti saja.. tidak usah dipaksa dan tidak usah memaksa.. jika ingin masuk, sila.. jika ingin keluar, pintu terbuka.. mari berhenti.. berhenti memaksa.. biarlah semua, berjalan seperti maunya.. let stop.. just stop.. and let everythings fall into it place.. just breathe..

Berita duka

Temanku yang sudah punya staff dikantor itu bilang "paling ga enak waktu disuru ngasi satu nama untuk di phk, itu ga enak banget" Ngasih berita sedih memang ga enak, apalagi menerimanya.. :'( Rasanya seperti bertubi, mungkin ini berlebihan, tapi jika sudah memiliki keterikatan bisa saja ini dianggap normal.. Baru kemarin cerita ke mamanya teman "ga nyangka banget bu, sebelum ayah saya meninggal, papanya ini meninggal, terus papanya ini, terus papanya ini, kok ya deketan"  "terus papinya muridku kan meninggal, maminya cerita, kemarin suami dari temennya meninggal, terus suami dari temennya yang lain juga meninggal" Ahh, berita duka memang punya cerita.. Punya makna dan pelajaran, buatku.. 2017, dibulan ini, januari.. Diawal januari, berita duka datang dari boni, atas kepergian papinya yang membawaku ke rumah duka dharmais.. Diakhir januari, berita duka datang dari theo, atas kepergian papinya juga yang membuatku berkunjung ke rumah duka sint car...